Dinas Kesehatan Himbau Tiap Rumah Cek Jentik Nyamuk Demam Berdarah

images Merebaknya kasus demam berdarah di Indonesia tak terkecuali di Lingga membuat Dinas Kesehatan melakukan antisipasi.Warga yang berdiam disetiap rumah diharapkan menyedikan waktu 10-15 menit saja untuk mengecek jentik nyamuk di wilayahnya masing-masing.

Himbauan dari Dinas Kesehatan ini sudah di sampikan kepada Puskesmas untuk diteruskan kekecamatan masing-masing.

” Ya nanti dari puskesmas kekecamatan, pak camatnya yang memberitahukan kepada warga dilingkunganya masing-masing.Kita berharap setiap rumah mau mengecek jentik nyamuk apakah ada atau tidak, sebentar saja 10 sampai 15 menit sediakan waktu untuk itu, karena ini penting sekali,”katanya saat menghubungi Haluan Kepri, Jum’at(05/02).

Dijelaskanya nyamuk demam berdarah ini berkembang biak pada air bersih seperto bak mandi atau wadah-wadah penampungan air.Selain itu aktifitas nyamuk yang mengkaibatkan demam berdarah juga berbeda dari nyamuk biasa.

” Nyamuk betina yang mau bertelur itukan memerlukan darah, biasanya beraktifitas pada siang hari. Berbeda dengan nyamuk malaria yang menggigit pada malam hari,”tambahnya.

Sementara itu Luti juga mengharapkan agar setiap keluarga selalu waspada dan cepat melakukan antisipasi ketika anak-anak sakit.

” Kalau demam tinggi segera bawa kerumah sakit, kita takutnya demam berdarah.Anak-anak atau keluarga yang biasanya tidur siang juga kita minta pakai pelindung karena nyamuk demam berdarah menggigitnya pada siang hari,”tambahnya.

Selain pemberitahuan dari Puskesmas kepada pihak kecamatan. Dinas Kesehatan juga berencana akan melakukan pengecekan langsung kerumah-rumah warga.

” Saya sudah minta dokter-dokter di puskesmas untuk turun juga kelapangan melakukan pengecekan dan juga penyuluhan terkait demam berdarah dan juga cara mengantisipasinya,” ujar Luti lagi

Sementara itu sampai dengan bulan kedua di tahun 2016 ini tercatat kasus demam berdarah di Kabupaten Lingga berkisar diantara 6 – 5 orang penderita. (IL)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *