PEMBANGUNAN BAK PENAMPUNGAN AIR BERSIH MENJADI PRIORITAS UTAMA DESA KETON

Foto : ihand (Salah satu warga desa yang sedang menampung air minum)
Foto : ihand
(Salah satu warga desa yang sedang menampung air minum)

IL-Penyediaan air bersih merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat, karena air merupakan salah satu faktor penunjang kesehatan masyarakat. Kosumsi untuk kebutuhan masyarakat biasanya meliput penyediaan sumber-sumber air, dan cara distribusi.  Suatu sistem penyediaan air yang mampu menyediakan air dapat diminum dalam jumlah yang cukup merupakan hal yang penting bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Namun hal tersebut bertolak belakang dengan warga Desa Keton, Kec. Lingga Timur, Kab. Lingga. Sebagian besar warga Desa Keton hingga kini tidak lagi mendapat pasokan air bersih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Kondisi ini tentulah membuat aktivitas masyarakat yang biasanya normal  menjadi terganggu. Pasalnya kebutuhan air yang dibutuhkan warga desa tersebut tidak tercukupi dengan baik.

Zubaidah warga desa tersebut yang merupakan seorang ibu rumah tangga mengungkapkan ” di kampung ne susah air, bukan karne takde sumber air tapi kebutuhan air masyarakat dengan jumlah air yang ade tu tak sesuai, jadi kadang-kadang air baru di tampong beberape jerigen lah tak jalan lagi, kadang-kadang kami warge desa ne harus begadang sampai malam nunggu air jalan, kalau malam hari barulah ade air, itu pun jalannye tak besa, jadi makan beberape jam juge untuk nunggu dan antri ngambek air tu”, ungkapnya.

“Saye dan semue warga desa ne berharap agar ade jalan keluar laen lah biar kami tak perlu begadang malam-malam lagi nunggu air dan air pun bise jalan lancar dan tak mati-mati lagi, saye dah cakap dengan kepale desa dan katenye nak dibuat tempat penampungan air baru, mudah-mudahan la betol”, harap bu zubaidah.

Di tempat terpisah, Muhammad Rais Kepala Desa Keton saat ditemui media memberikan penjelasan seputar permasalahan air di desanya tersebut, ” meskipun hujan di desa ni masih sering terjadi krisis air bersih, sebenarnye penyebab hal tu ade due, pertame karne bak penampungan air kami yang terletak di kampung baru tu dasarnye dah retak semennye jadi air tu banyak tebuang ke bawah tanah, padahal bak penampungan air tu lah 3 kali di perbaiki, yang kedue karne memang debit air di penampungan tersebut tak banyak sehingge tak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat desa kami ni, oleh sebab tu masyarakat banyak mengeluhkan akan kurangnye asupan air bersih ke rumah-rumah warge desa ni, luas bak air tu cume 2×3 meter, ,jadi perencanaan kami dari pihak desa kedepannye tahun ini juge1 bakal membuke tempat penampungan air bersih yang baru yang mampu memenuhi kebutuhan air warge desa ni, adepun lokasi penampungan air yang baru ni terletak di Batu gajah yang merupakan batas antare Desa Keton dan Desa Sungai Pinang, jadi pembangunan bak air di batu gajah ni menjadi  prioritas utame kami tahun ni demi memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat desa keton”, jelasnya.(ihn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *