KNPI dan KPPAD Sepakat Kerjasama Dibidang Perlindungan Anak

KNPI bersama KPPAD Lingga bertemu bahas perlindungan anak
KNPI bersama KPPAD Lingga bertemu bahas perlindungan anak

IL-Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Lingga segera membangun kerjasama dengan KNPI kabupaten Lingga terkait jejaring pengawas dan pelindung hak-hak anak sampai ke tingkat desa.Hal ini disepakati antara kedua belah pihak setelah melakukan pertemuan bersama.

Ketua Komisioner KPPAD Lingga, Encek Afrizal dalam pertemuan sederhana bersama pengurus KNPI Kabupaten Lingga di Daik, Selasa (28/2), mengharapkan, ada langkah sinergitas antar kedua lembaga tersebut dalam upaya mengawal anak-anak daerah mendapatkan haknya.

“KNPI Lingga merupakan sebuah lembaga yang jaringannya sampai ke lapisan masyarakat desa. Jika kerjasama ini terjalin, akan mempermudah sosialisasi ke lapisan masyarakat di tingkat desa,” kata dia.

Ditempat yang sama, Ketua KNPI Kabupaten Lingga, Safaruddin menyambut baik rencana kerjasama yang akan segera dibangun antar kedua lembaga tersebut.Soal hak anak, menurut ketua KNPI ini merupakan salah satu lembaga yang dibebankan tanggung jawab tersebut.

Hal itu jelas tergambar pada struktur organiasasi KNPI, dimana salah satu departemennya mengemban tugas dan fungsi tentang perlindungan anak.

“Kami sebagai pemuda tentunya sangat mengapresiasi jalinan kerjasama ini. Seperti kita ketahui bersama, akhir-akhir ini cukup banyak kasus anak di Kabupaten Lingga. Itu belum lagi yang kita tidak ketahui,” ungkap Sapar.

Rencana awal, dikatakan Sapar, KNPI telah membuat sebuah rencana, mensosilisasikan prihal hak anak tersebut ke sekolah-sekolah.

“Target kami akan menggandeng pihak sekolah tingkat SMA sederajat, untuk memfasilitasi sosialisasi kepada pelajarnya. Materi yang akan disampaikan seputar penyadaran terkait aturan hukum yang melindungi anak,” ungkapnya.

Namun, dengan adanya kerjasama antar KNPI dan KPPAD kedepan, usaha menekan angka kekerasan terhadap anak secara prefentif itu tentu akan jauh lebih efektif,Khusus daerah kepulauan.

“Kami merasa memang sosialisasi ini masih sangat kurang. Kami akan bantu hingga lini bawahnya. Kita akan membangun jejaring perlindungan anak lewat kerjasama KPPAD,” ungkapnya.

Dia juga meminta pihak KPPAD membekali pemahaman yang lebih baik kepada para pemuda KNPI, khususnya di tingkat pengurus kecamatan agar mereka lebih memahami apa itu hak dan kewajiban anak.

Pertemuan sederhana di gedung KPPAD tersebut berhasil mencapai mufakat dari kedua lembaga. Dalam waktu dekat, kedua pihak akan menandatangani kerjasama. Sejumlah kader KNPI dari sembilan kecamatan yang ada di Lingga juga akan mendeklarasikan gerakan “Pemuda Peduli Hak Anak”, bersamaan dengan kegiatan advokasi yang rencananya digelar KPPAD pada bulan Maret mendatang.(ihn)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *