Sawah Bukit Langkap Terendam Banjir Akibat Hujan

Jalan di lokasi persawahan di Desa Bukit Langkap
Jalan di lokasi persawahan di Desa Bukit Langkap

IL-Lahan sawah Sei Besar dan Bukit Langkap direndam banjir. Luapan banjir sampai ke jalan umum dengan ketinggian air hingga betis pria dewasa tersebut diperkirakan menelan  kerugian jutaan rupiah.

Sejumlah lahan yang dibuka untuk cetak sawah tersebut sekitar satu hektar sudah ditanam. Sayang, banjir yang datang merendam tumbuhan padi tersebut.

Kepala Desa Bukit Langkap, Sudarmin membenarkan terjadinya banjir di Bukit Langkap. Bahkan banjir kali ini merupakan yang terburuk sepanjang satu tahun terakhir. “Memang hampir setiap tahun kebanjiran. Kalau melihat dari siklus tahunan, bisanya pada bulan-bulan Desember sampai Januari. Kali ini diluar prediksi,” kata Sudirman, Minggu (5/3).

Dikatakan, kawasan hutan yang saat ini sudah menjadi area persawahan Desa Bukit Langkap tersebut merupakan kawasan langganan banjir tahunan.

Sehingga, pada bulan Desember hingga Januari yang lalu, pihaknya, kata Sudirman, telah menyiapkan beberapa langkah mengantisipasi datangnya banjir. Namun, banjir yang terjadi pada tahun ini diluar prediksi. “Tidak sempat kami antisipasi, karena biasanya bulan Maret-kan kemarau,” terang Sudirman.

Menurut Sudarmin, air genangan banjir tersebut ┬ásegera surut sekitar sore hari jika tidak tejadi lagi hujan susulan. “Kalau tidak ada lagi hujan susulan, sore ini juga sudah surut,” imbuhnya. Diceritakan Sudarmin, sebelum dicetak sawah, lokasi ini langganan banjir. Artinya, penyebab banjir masih seperti sebelum-sebelumnya.

Karena, kata Sudarmin, yakni saluran pembuangan air yang masih mengandalkan aliran sungai utama dan satu-satunya. Aliran sungai tersebut belum pernah tersentuh oleh program normalisasi sungai. “Belum ada pembenahan pada sistem pembuangan air ini. Sungai belum pernah dinormailisasi,” ujarnya.

Hampir sama dengan sawah Bukit Langkap, lahan sawah Sei Besar juga digenangi air akibat hujan deras. Sejumlah saluran air yang dibangun di sekitar sawah juga meluber hingga ke permukaan jalan.

Pantauan media, sejumlah pekarangan rumah warga di sepanjang Jalan Sei Besar direndam banjir. Ketinggian air menyentuh betis pria dewasa. Salah satu warga Amran, membenarkan bajir tersebut. “Benar pak. Lahan sawah tenggelam,” imbuhnya.(ihn)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *