Dishub. Lingga Akan Buka Trayek Perintis Antar Pulau

IMG-20170323-WA0001IL-Kabupaten Lingga terdiri dari antar kepulauan memaksa pemerintah harus membuka trayek pelayanan masyarakat antar pulau. Pada 1 April 2017, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga akan merintis rute pelayaran reguler antar pulau-pulau di Kecamatan Senayang.

Yusrizal Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga menuturkan, program yang dibuatnya tersebut disebut program merangkai pulau seperti yang di buat oleh pak presiden.

“Senayang memiliki tiga ratusan pulau besar dan kecil di bagian Utara Kabupaten Lingga, yang sampai sekarang belum di fasilitasi transportasi laut regular yang menjadi tanggung jawab pemerintah,” ungkapnya,

Menurutnya,  Senayang memiliki daerah atau wilayah yang sangat komplit baik laut maupun darahnya, meskipun wilayah tersebut terdiri pulau-pulau, akan sulit berkembang bila transportasi tidak dimiliki.

“Kami sebagai perintis dulu, dengan penggunaan awal transportasi menggunakan speed boat milik Dishub.

Paling tidak sarana milik Pemerintah Daerah yang saat ini sudah tersedia dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan orang banyak, sambil menunggu kapal Lintas Kepri yang dijanjikan Provinsi Kepri,” terangnya.

Katanya lagi, rencana rute pelayaran yang akan mereka buat regulasinya dimulai dari Pelabuhan Sungai Tenam Lingga yang akan berakhir di Pulau wisata kita, Pulau Benan dengan transit ke sejumlah pulau yang dilewati,” terangnya.

Untuk pengelolaan sementara, sambung Yusrizal, akan dikelola Dinas Perhubungan dengan menggunakan tarif yang disesuaikan dalamacuan Peraturan Bupati (Perbup), yang tentunya tidak terlalu memberatkan masyarakat.

“Ini sebagai pancingan yang nantinya akan dapat di kelola oleh pihak ketiga untuk melanjutkannya. Memang awalnya tidaklah mudah, penumpangnya sudah jelas sepi, tapi saya sangat yakin sekali transportasi itu akan menjadi kebutuhan vital masyarakat kepulauan,” paparnya.

Selain untuk kebutuhan masyarakat kepulauan, program merangkai pulau  juga akan disejalankan dengan program merintis pariwisata bahari Kabupaten Lingga.

“Dengan kapal yang sama, kami juga akan merintis program perjalanan wisata bahari Lingga. Kami ingin kenalkan potensi wisata daerah ini kepada wisatawan,” tuturnya.

Tentang rencana merintis pariwisata tersebut, sistem kelolanya akan dilakukan oleh pihak travel. Dishub Lingga hanya memfasilitasi armada speed boat. Pada intinya, pihaknya ingin mengoptimalkan keberadaan armada kapal yang telah ada.

“Kalau hari kerja untuk kebutuhan masyarakat. Hari libur dari Jumat hingga Minggu akan kita gunakan untuk paket wisata, nantinya,” pungkasnya.(ihn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *