Dirjen PKH Dukung Peternakan di Lingga

IMG-20170423-WA0007IL-Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian RI, Drh I Ketut Diarmita MP berharap, perogram menuju kemandirian pakan ternak di Lingga khususnya dan Indonesia umumnya berhasil dan fokus di kerjakan.

Hal tersebut disampikan Ketut saat memberikan sambutan di lokasi perkebunan holtikultura Tanah Putih, Desa Marok, Kecamatan Singkep Barat, Lingga di hadapan Bupati Lingga, Alias Wello beserta jajaran FKPD Lingga yang hadir, Rabu (20/4).

“Untuk mendatangkan hewan ternak seperti sapi, kita harus sediakan pakanya dahulu. Jadi kita tanam dulu pakannya di sini. Nanti baru kita kirim ternak sapi ke sini (Lingga-red) dengan melihat terlebih dahulu hasilnya,” kata Ketut.

Dengan demikian Ketut berharap dalam APBN-P nanti ada bantuan ternak untuk Lingga. Selain itu pada tahun 2018, pihaknya juga akan membantu pasokan sapi kembali. “Kita impor. Saya tidak suka janji-janji, namun saya akan usahakan ada juga untuk Lingga. Soalnya janji adalah hutang,” katanya.

Pada kesempatan itu, kata Ketut, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan mengakui kagum kepada Bupati Lingga atas usaha-usaha kretaif yang sudah dan terus dilakukan selama ini.

“Bukan saja saya hormat, namun juga kagum. Karena Lingga memang membutuhkan bupati seperti ini. Saya sangat tertarik ke sini. Terus terang saya terkejut bertapa kayanya Lingga dan Indonesia umumnya,” jelas Ketut yang mendapat aplusan dari jajaran Pemkab Lingga.

Kepada Bupati Lingga dana jajaranya, Ketut berpesan dan mewanti-wanti dalam pengelolaan bantuan nanti harus sesuai prosedur dan tidak melanggar hukum.

“Nanti saya harap dapat dikelola baik dan benar. Jadi kerja ini bukan hanya baik, tapi juga benar. Saya pesankan itu dimana saja. Soalnya orang kerja baik belum tentu benar di mata hukum. Terus terang saja itu yang sering terjadi saat saya jadi Dirjen. Karena ini menjadi sorotan juga dari penegak hukum. Sebagai Dirjen yang mana dipandang orang sebagai posisi yang seksi, banyak uang yang beredar,” katanya lagi yang yakin nanti Bupati Lingga beserta jajaranya dapat mengelola dan menyiapkan itu semua sebaik-baiknya.

Selain hal yang sudah disampaiknnya tadi, perwakilan dari Kementrian Pertanian RI ini juga menekankan pentingnya progres report terkait pekembangan bantuan peternakan yang nantinya akan diberikan. Hal tersebut dirasa penting dalam pengelolaan tranparansi anggaran yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat banyak.

“Jadi jangan sampai nanti kita bantu 100 ekor sapi, namun setahun dua tahun malah berkurang atau hilang. Saya inginya berkembang bantuan ini menjadi lebih baik lagi, lebih banyak lagi, berkembang. Dibantu 100 berkembang menjadi seribu. Itu perlu kerja yang serius dan juga fokus. Saya sangat mendukung dan memang wajib ┬ámendukung perogram ini,” tandasnya lagi.

Sementara itu Bupati Lingga, Alias Wello dalam sambutan awalnya menekankan tentang status lahan perkebunan yang mempunyai potensi luas dan harus dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Setelah sebelumnya di awal pemerintahan Awe sapaan Bupati Lingga itu, mengembangkan sektor persawahan, pihaknya juga kini menggesa dan juga fokus akan mengembangkan peternakan di lahan perkembunan Tanah Putih.

“Kabupaten Lingga sendiri dalam melaksanakan pembangunan fokus pada empat hal penting yakni, pertanian, peternakan, perikanan dan pariwisata. Hal ini juga sudah kita koordinasikan kepada Pak Gubernur yang mendapat dukungan penuh,” kata Awe lagi.

Di bidang peternakan, tahun ini Kabupaten Lingga akan mendapatkan bantuan sapi sebanyak 100 ekor dari Kementrian Pertanian. Untuk itulah dibuka lahan seluas 500 hektar guna mengembang biakan tanaman inegopera untuk pakan ternak yang mengandung kadar protein tinggi. Nanti jenis tanaman ini akan di buat palet-palet untuk di konsumsi ternak yang ada di Kabupaten Lingga.

Usai memberikan sambutan dan doa bersama, Dirjen Peternakan bersama Bupati Lingga dan jajaranya melaksanakan tanam perdana tumbuhan indegopera dan inseminasi buatan kepada hewan ternak yang ada di lokasi tersebut.

turut hadir dalam kegiatan ini, Kajari Lingga, Kapolres Lingga, Lanal Dabo, Sekda Lingga, dan sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Lingga.(ihn)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *