KPPBC Dabo Singkep, Musnahkan Barang Hasil Penindakan 2016/2017

IMG-20170524-WA0000IL-Bertempat dihalan kantor pengawasan dan pelayanan Bea dan  cukai (KPPBC) Tipe Pratama Dabosingkep, Sebanyak 284.700 batang rokok dan 228 botol minuman mengandung etil Alkohol, selasa (23/05) dimusnahkan. Barang berasal dari Kawasan bebas Batam sebagai tempat produksi, di edarkan melalui pelabuha  tidak  resmi yang minim pengawasan dan kemudia  masuk ke Kabupaten Lingga

Kepal Kantor KPPBC Tipe Pratama Dabosingkep, Tony Lionard menjelaskan berbagai modus pengiriman barang ilegal ini dilakukan untuk mengelabui petugas.

” Barang barang tersebur agar tidak menimbukan  kecurigaan  kemasannya di ganti,  setelah di ganti di titipkan ke anak buah kapal,” katanya.

Dianya menambahkan, untuk pemusnahan barang hari ini, merupakan hasil penindakan  secara mandiri oleh KPPBC Tipe Pratama Dabosingkep berdasarkan hasil analisis Intelijen dan  informasi dari masyarakat dalam kurun waktu 2016  samapai dengan – 2017.”

Penindakan barang-barang bebas cukai di lakukan pada seluruh wilayah Hukum Kabupaten Lingga. Beberapa wilayah di sinyalir menjadi pelabuhan tikus, seperti daerah Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur,l. Dermaga lelabuhan Dabosingkep. Pelabuhan Just, Kecamatan Singkep Barat. Sampai ke daerah Sungai Tenam, Kecamatan  Lingga Utara serta Dermaga Pancur, Lingga utara.

Adapun rincian barang yang di amankan 13.129 bungkus atau sebanyak 206.460 batang rokok dengan berbagai merek seperti DL Mild, Barca,Sun Mild, D,Bess, Milder, Andalas dan jenis rokok lainnya. Dan 228 botol atau sama dengan 140,22 liter minuman mengandung etil alkohol ( MMEA) golongan B dengan merek ” Apek Tua”.

” Selain dari hasil penindakan KPPBC Bia dan Cukai, barang yang dimusnahkan hari ini juga ada hasil penindakan yang dilakukan  oleh kepolisian  Resort Lingga. Setelah ditindaklanjuti penanganan perkaranya dilimpahkan ke KPPBC Tipe pratama Dabosingkep, yakni 4.890 bungkus atau 78.240 batang rokok dengan berbagai merek diantaranya. Barcam H.Mild, Rexo., ungkap Toni lagi.

Hasil dari seluruh barang yang dimusnahkan total nilainya sebesar Rp.135.253.000 dengan potensi kerugian negara dari sektor  cukai dan PPN Mencapai Rp.102.709.731.Hadir dalam acara pemusnahan barang  milik negara ini, diantaranya para pejabat instansi pemerintah dan tokoh masyarakat.(ihn)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *