Ada Tenaga Kesehatan Belum Terima Terima Tuda 5 Bulan

87339784903-tunjangan-pnsIL-Sejumlah petugas pelayanan kesehatan di puskesmas mengeluh. Pasalnya  tunjangan daerah (Tuda) mereka belum keluar (ngendap) selama lima bulan.

Salah satu petugas kesehetan di Kecamatan Singkep, dan tidak bersedia namanya dikorankan mengaku hingga akhir Mei ini ia belum juga dapat mengambil amprah tunjangan daerah. Padahal semestinya tunjangan daerah tersebut ia terima tiap bulan. “Ini udah hampir lima bulan. Tunda kami belum terima,” ungkapnya kepada Haluan Kepri Selasa (30/05).

Dikatakan, bukan hanya petugas kesehatan, sejumlah petugas layanan seperti Tenaga Harian Lepas, mereka yang hampir tiap malam bertugas juga belum menerima Tuda.

Maka ia berharap intansi dalam hal ini dinas segera  memenuhi hak yang mesti diterima petugas kesehatan baik yang terdaftar sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun mereka yang THL.

“Kita tidak tahu pasti. Namun kita harap segera ditunaikanlah.Apalagi saat ini kami menghadapai bulan ramadhan, banyak kebutuhan juga,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lingga dr M Syamsurizal pada pertengahan bulan Mei kemarin mengatakan, memang baru sekarang ini SK untuk Tuda maupun Tucil tersebut baru keluar dari Bupati. “Sebenarnya kita sudah ajukan, SK-nya baru keluar,” ujar Syamsurizal.

Dikatakan, untuk amprah Tuda maupun Tucil, mekanismenya melalui pengajuan dari instansi tempat petugas kesehatan bekerja. Baik itu RSUD Dabo, RS Encik Maryam, maupun di setiap Puskesmas dan Pustu. “Tinggal lagi, apakah mereka sudah mengajukan permohonan Tunda-nya, atau belum, ” terangnya.

Menurut Syamsurizal, bukan hanya petugas kesehatan yang berstatus ASN, sejumlah petugas kesehatan THL pun untuk pengajuan Tudanya melalui instansi masing-masing. “Kita di dinas memproses keluar Tuda. Kita imbau kepada pihak Puskesmas, atau rumah sakit untuk mengajukan paling lambat 25 Mei ini. Agar lebih cepat keluar,” ujarnya.

Sebagaimana Tuda, untuk petugas kesehatan merupakan salah satu reward bagi petugas untuk memberikan layanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk itu, petugas kesehatan salah satu instrumen pembangunan untuk kesehatan manusia dalam menggerakkan roda pembangunan di tengah masyarakat.(jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *