Selama Bulan Ramadhan Dipastikan Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil

warung-sembako-di-bengkong-batam_20160120_122133IL-Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Pangan Polres Lingga memastikan dari hasil pantauan di sejumlah pasar dan toko di Dabo Singkep Kabupaten Lingga, harga barang relatif stabil. Sampai saat ini tidak ditemui indikasi penimbunan barang di sejumlah gudang.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Suharnoko selaku Ketua Satgas Pangan Kabupaten Lingga dalam giat Operasi Pasar, baru-baru ini. “Harga sembako relatif stabil, serta stok diperkirakan dalam bulan Ramadhan ini cukup,” kata Suharnoko.

Dirincikannya, untuk harga gula pasir perkilogram di Pasar Dabo dijual Rp13 ribu, tepung terigu perkilo seharga Rp7.500, harga cabe merah per kilo Rp36 ribu, cabe rawit juga Rp36 ribu, cabe kering Rp38 ribu, bawang merah perkilonya Rp24 ribu rupiah, kentang Rp12 ribu, wartel Rp24 ribu perkilo.

Sementara untuk harga daging ayam potong Rp32 ribu perkilo, ayam potong bersih perkilonya seharga Rp35 ribu, serta harga ikan tri perkilo dihargai Rp100 ribu. Selain itu dari hasil pemeriksaan di sejumlah gudang, tidak ada ditemukan indikasi penimbunan barang.

“Barang yang ada di gudang-gudang milik pengusaha semboko terbilang wajar, seperti Stok beras di dalam Gudang Atek Jalan Pasar masih ada 100 ton, dan di dalam Gudang Aseng Kembang Jaya, juga ada 120 ton beras, gula pasir 18 ton, tepung terigu 20 ton,” terang Suharnoko.

Stok tersebut, kata dia, masih cukup untuk selama puasa dan lebaran. Namun di dalam gudang Bulog ada penumpukan beras sebanyak 174 ton, yang diperuntukan untuk warga miskin di Kabupaten Lingga. Beras-beras tersebut penumpuk sudah selama 10 bulan.

“Entah mengapa Pemkab Lingga hingga sampai saat ini masih belum juga mengambilnya. Jika dibiarkan terlalu lama, beras-beras tersebut akan rusak. Bahkan sebentar lagi beras baru untuk warga miskin juga akan datang sebanyak 103 ton,” kata Suharnoko.

Dalam Operasi Pasar ini, Reskrim Polres Lingga juga melibatkan anggota lainnya seperti Intel, Propam, Disperindag, Bulog, Pol P-PP, Bea dan Cukai. Giat ini sendiri akan dilakukan setiap harinya, bertujuan untuk memantau stabilitas harga sembako dan pangan.(jfr)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *