Data DKPPKB Tahun 2017 Ada Penderita Kanker Rahim dan Kanker Payudara Meninggal

IMG-20171126-WA0026IL-Dinas kesehatan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Lingga di tahun 2017 mencatat sedikitnya ada 7 orang positif di curigai menderita/pengidap penyakit kanker rahim, satu diantaranya meninggal dunia, sementara untuk penderita kanker payudara juga tercatat satu orang meninggal.

Sesuai data pemeriksaan deteksi dini Kanker Rahim dan Payu dara yang telah dilakukan di RSUD Dabo Singkep 5 oktober lalu, terdata, dari 111 orang yang memeriksakan diri, hasilnya 2 orang positif di curigai menderita kanker rahim dan 6 orang kanker payudara.

Menyikapi hal ini DKPPKB Lingga berupaya mengambil langkah pencegahan dengan mengelar rapat teknis lintas sektoral tentang deteksi dini Kanker Rahim dan Payu dara. Hal ini dengan mengumpulkan kepala puskesmas daik, kepala TU, kepala PKM, PKK Kabupaten lingga, berikut Pkk Kecamatan daik, GOW, Kelurahan, bagi kader kader Kesehatan di wilayah Kabupaten lingga. Kegiatan  dibuka oleh camat Daik Lingga Yulius SKM, dengan nara sumber kasi PTM penyakit tidak menular, khasam iskandar. SKM MPH, berlangsung di ruang Aula Kantor Camat Daik, pada Rabu (22/11/17).

Kepala DKPPKB Lingga, M. Syamsu Rizal, melaui Kepala bidang (Kabid) Pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P)  Maliayana,  di konfirmasi mengatakan, untuk penderita penyakit kanker rahim di tahun 2017 ini, Dinas Kesehatan Lingga sesuai data yang di himpun tercatat, sedikitnya 7 pasien penderita kanker rahim, satu diantaranya meninggal dunia, sementara untuk data pasien Kanker payudara satu orang juga telah meninggal, kata Maliana.

“Untuk data akurat bagi penderita kanker payudara dinas kesehatan belum dapat mengimputnya, di karenakan si pasien tidak pernah memeriksakan dirinya sejak dini, Dinas sendiri baru mengetahuinya setelah dinyatakan Stadium ,” ungkap Maliana.

Kegiatan ini sendiri  di gelar bermaksud agar peserta yang hadir setelah diberikan pembekalan dapat mensosialisasikannya ke masyarakat terutama Pentingnya deteksi dini kanker rahim dan payudara.

Selain itu, disampaikannya juga kepada seluruh lapisan masyarakat dapat mengikuti kegiatan diteksi dini kanker rahim dan payudara di buka secara gratis tampa di pungut biaya kegiatan ini juga di dukung oleh Dinkes Prov. Kepri dilaksanakan di PKM Daik, untuk wilayah Dabo sudah pernah dilakukan pada bulan lalu di RSUD Dabo Singkep.

“jika nantinya yang diteksi diketahui positif kanker rahim penderita dapat di obati secara langsung di Puskesmas batu 10 Tanjung Pinang dan di Puskesmas Sungai Panas Batam” katanya.(jfr)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *