Tamadun Selesai, Daik pun Kebanjiran

IMG-20171129-WA0000IL-Tutupnya acara Tamadun Antar bangsa, Daik Lingga pun di kepung banjir di beberapa titik, membuat beberapa Sekolah Dasar yang berada di titik rawan Kelurahan Daik Kecamatan Lingga diliburkan.
Adi Guru SD 004 Lingga mengatakan, memang di SD tempat dia mengajar sangat rawan sekali Banjir, apalagi jika hujan deras tak henti-hentinya mengguyur, otomatis air dari muara Sungai Daik menguap dengan cepat.
“Jadi satu hari itu terpaksa siswa-siswi kita rumahkan, atau belajar di rumah. Arti kata bukan kita libur, kami sebagai guru dan masyarakat di bantu pihak kepolisian membantu untuk membersihkan sekolah”, ungkapnya.
Kalau hujan deras, memang ada dua sekolah yang berada di dataran rendah, dan tidak jauh dari anak sungai Gunung Daik yang kebanjiran, jadi lokasi tersebut rawan sekali terkena banjir.
“Kejadian seperti ini bukan yang pertama kali, tapi sudah berulang kali. Namun sampai hari ini belum ada korban jiwa dan kerugian yang dialami pihak sekolah,” walaupun sering dilanda banjir.
Salaj satu warga bernama Sapri juga mengatakan, Minggu (26/11/17) Malam, hujan turun lebat sekali mengguyur Daik, sehingga subuh itu banjir pun tidak dapat terelakkan lagi, membuat warga yang berada titik rawan banjir jadi panik.
“Subuh sekitar Pukul 02.00 WIB, warga sudah sibuk meminta tolong, mengamankan sepeda motor dan beberapa barang lainnya untuk di amankan. Jadi saya pun jadi kewalahan menolong tetangga dini hari itu”, kata Sapri.
Dia juga menyebutkan, di lokasi SD 002 Lingga siswa-siswi sepertinya di liburkan. Di tempat itu pula, air terlalu dalam dan arus begitu kuat, sehingga di lokasi itu sangat membahayakan sekali.
“Kita harap ada solusi pemerintah dalam mengatasi persoalan banjir di Daik dan sekitarnya. Memang ada beberapa titik sangat rawan sekali dengan banjir ketika hujan turun tanpa henti hingga satu hari,” imbuhnya. (mrs/ihn)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *