Imigrasi Dabo Masih Belum Bisa Memenuhi Keinginan Masyarakat Lingga Dalam Hal Pembuatan Paspord

IMG-20171219-WA0005IL-Alat perekaman yang ada di kantor Imigrasi Dabo untuk mencetak Paspord sejak 3 bulan terakhir ini mengalami kerusakan, sehingga sampai saat ini kantor imigrasi Dabo masih belum bisa memenuhi keinginan masyarakat Lingga.

Farid Apriandi, S.H, M.Si (kepala subseksi informasi pengawasan dan penindakan keimigrasian) Imigrasi kelas III Dabo Singkep menerangkan, “Tertundanya pembuatan paspord disebabkan karena adanya kerusakan pada alat perekaman yang ada di kantor imigrasi Dabo dan kerusakan ini sudah sejak 3 bulan kebelakang”, terangnya Selasa (19/12/17).

“adapun pospord yang berhasil di keluarkan untuk tahun 2017 berjumlah 1491 unit, yang terdiri dari paspord 24 halaman berjumlah 468 dan untuk 48 halaman 1423. Perhitungan ini dari januari hingga per desember 2017 ini dan adanya peningkatan pemintaan pembuatan paspord Sementara untuk tahun 2016”, tambahnya.

Dia juga menambahkan, dari jumlah 1423 itu masih ada daftar tunggu 20 orang yang sudah mengajukan. Sedangkan kerusakan sudah terjadi sejak bulan oktober lalu server untuk pembuatan paspord itu rusak. Kerusakkan ini memang harus di maklumi karena memang server pembuatan paspord tersebut memang sudah tua dan alat servernya juga di sambar petir jadi kerusakan alat server ini bukanlah kehendak dari pihak imigrasi.

Kita dari pihak imigrasi sudah berusaha untuk mengambil alat server baru dan terus berupaya pula dari beberapa kantor pelayanan imigrasi yang lain seperti dari Batam, Tanjung Priok, Manukwari dan bahkan dari beberapa daerah lainnya.

Kita berharap hal ini segera dapat tertanggulangi karena ini kebutuhan masyarakat dan kita berharap akan segera teratasi. Dengan adanya kendala ini maka bagi pemohon paspord yang sangat penting, seperti untuk berobat maka kita arahkan ke batam ataupun ke pinang.

Lanjutnya lagi, Kita sudah brusaha melakukan langkah langkah meskipun lelang pengadaan server ini sempat di batalkan. Sementara untuk pengadaan server ini dananya sudah tersedia.
Apalagi saat ini pembuatan paspord itu menggunakan sistem online jadi memang tidak bisa menggunakan cara lain selain harus mengadakan server baru ataupun mengganti server yang saat ini rusak, tutupnya.(ihn)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *