DPUPR-PKP: Pembangunan Infrastruktur dan Jalan Melihat Kekuatan anggaran

Keterangan foto : Akses jalan menuju Dusun Senempek, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Propinsi Kepulauan Riau
Keterangan foto : Akses jalan menuju Dusun Senempek, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Propinsi Kepulauan Riau

IL-Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) menjelaskan untuk pembangunan infrastruktur terutama jalan terus di gesa setiap tahun anggaran. Hal ini juga merupakan program perioritas Awe-nizar yang memimpin daerah ini. Namun pembangunan itu tetap melihat kepada kekuatan anggaran yang ada.

“Kita melihat kekuatan anggaran yang ada itu masalahnya. Untuk tahun ini anggaran di dinas PU turun dari tahun kemaren, ada prioritas program kerja Awe-nizar yang harus di dahulukan di OPD lain, sementara ini kita minta masyarakat harus bersabar,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Said Nur Syahdu menjelaskan, Jum’at (19/01/18).

Tentang pembangunan dan pengerasan jalan yang di tuntut dan merupakan aspirasi masyarakat di beberapa daerah Kabupaten Lingga, hal ini tetap menjadi perhatian Dinas Pekerjaan umum. Walaupun anggaran APBD terbatas, namun pihaknya tetap mengusahakan agar pembangunan itu bisa dikerjakan dengan memanfaatkan anggaran APBN pada tahun ini nantinya.

“Kalau persoalan jalan itu tinggal diaspal,¬† rencananya tahun ini di tingkatkan. DEDnya sudah ada, kita berusaha mintak bantuan dana APBN nanti,” ungkapnya.

Sementara itu sebelumnya, Warga Dusun Senempek, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Prov. Kepulauan Riau merasa kecewa karena sampai dengan akhir tahun 2017 jalan yang menuju daerah mereka belum juga di aspal. Pasalnya aspirasi ini sudah pernah mereka sampaikan dan pemerintah daerah menjanjikan pengerasan  jalan ke daerah ini akan dilakukan pada tahun anggaran 2017 kemarin. Sementara  pada APBD-Perubahan tahun 2017 Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) Lingga sempat melakukan pengerjaan jalan penataan jalan Senempek-Sambau, karena pada masa itu memperhitungkan waktu yang terlalu singkat, melihat pencairan terjadi hampir memasuki ujung tahun.

Mendengar hal itu, warga pun tidak menuntut banyak. Namun, mereka berharap di tahun 2018 ini, jalan yang mereka dambakan itu dapat dilakukan pengaspalan.(j)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *