Abrasi Pantai Ancam Warga Pulau Lalang

Dan penahan gelombang sementara yang di bangun warga Pulau Lalang untuk meredam abrasi pantai
DAM penahan gelombang sementara yang di bangun warga Pulau Lalang untuk meredam abrasi pantai

IL-Abrasi atau pengikisan bibir pantai oleh air laut secara ekstrem terjadi di pesisir pulau Lalang Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga. Bukan hanya hanya pantai, bahkan jika tidak ditanggulangi bukan tidak mungkin akan mengancam kawasan pemukiman penduduk yang berdekatan dengan pantai.

Warga Pulau Lalang mengharapkan agar hal ini segera di atasi dan mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun pemprov Kepri. Saat ini saja sudah ada beberapa rumah yang berdekatan dengan lokasi terjadinya Abrasi pantai.

“Lokasi rumah warga berdekatan dengan pantai, sementara iti setiap hari terjadi abrasi pengikisan wilayah pantai di pulau Lalang. Jadi saya mengharapkan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah kita, kasihan warga yang berumah di pinggir pantai ,” kata Abdul Gani Atan Leman anggota DPRD Lingga komisi III yang melakukan reses menjaring aspirasi masyarakat di daerah tersebut, Minggu (28/01/18).

Diceritakannya, akibat Terus terjadinya pengikisan wilayah pantai, warga Pulau Lalang berinisiatif memasang DAM sementara. Walaupun tidak secara permanen. Hal ini diharapkan dapat mengurangi dampak abrasi yang terjadi di wilayah pemukiman mereka. Mereka bergotong royong membangun tanggul dari kayu dan karung pasir belum lama ini agar tanahnya tidak habis di kikis air laut di Pulau Lalang.

“Kemarin mereka sempat gotong royong memasang DAM sementara dan tonggak-tonggak kayu dan karung pasir agar bisa meredam abrasi tapi itu hanya sementara saja. Kedepan kita minta agar Pemda bisa sesegera mungkin membangun dan penahan gelombang di wilayah itu. Kondisi warga di pesisir sangat memprihatinkan akibat cuaca ekstrem kali ini,” ungkapnya lagi.

Dalam reses kali ini, Gani sapaan angota komisi tiga mengunjungi Pulau Lalang dan Desa Berhala, Kecamatan Singkep Selatan selama dua hari. Berbagi keluhan warga di tampung termasuk dengan keinginan warga agar di bangun permanen  ruang kelas untuk SMP. Pasalnya selama ini ruang kelas untuk murid SMP masih menumpang di bangunan sekolah yang lain.(j)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *