Desa Belungkur Alami Krisis Jaringan Seluler

Keterangan gambar: Ilustrasi
Keterangan gambar: Ilustrasi

IL-Meski telepon genggam atau Ponsel, bukanlah barang baru bagi masyarakat Kabupaten Lingga, namun penggunaan alat komunikasi itu belum dapat digunakan di semua daerah. Pasalnya, ada beberapa wilayah yang tidak terjangkau sinyal seluler bahkan tidak memiliki jaringan komunikasi sama sekali. Salah satu contohnya seperti Desa Belungkur, Kec. Lingga Utara, Kab. Lingga.

 Warga Desa Belungkur tersebut apabila ingin berkomunikasi lewat handphone, mereka harus mencari area dan titik tertentu yang ada sinyal seluler. Itupun  ketika berkomunikasi kerap kali putus hal ini disebabkan karena jaringan seluler tersebut tenggelam timbul.

Bahkan tak jarang handphone harus diletakkan di lokasi tertentu disekitar rumah atau bahkan ada yang mesti di gantung di lokasi tertentu yang memiliki sinyal, agar ketika ada yang mencoba untuk menelpon atau mengirim pesan dapat diterima.

Eka salah satu warga desa tersebut mengungkapkan, “untuk berkomunikasi lewat handphone di Desa ni bukan maen susah, kalau kite nak nelpon meskilah cari tempat yang ada sinyalnye, itupon sinyalnye kadang Ade kadang tak”, ungkapnya, Minggu (06/02/18).

Eka menambahkan, “jadi kalau saye jumpe kawan atau saudare saye yang di Dabok atau di Daek, saye lah bepesan duluk agar jangan menghubungi saye duluk kecuali saye yang menghubungi duluk, sebab bakal sie-sie karene di tempat saye tak besinyal”, tambahnya lagi.

Hal yang sama juga dialami salah satu guru di desa tersebut, Ayu salah satu guru yang mengajar SMP disana mengaku sangat kesulitan berkomunikasi dengan dunia luar apalagi untuk bisa mengakses internet, “sekarang kebanyakan laporan kerja harus di kirim via email agar laporan tersebut bisa segera diteruskan dan lebih memudahkan, namun dsni kami sama sekali tidak dapat menggunakan jaringan internet tersebut, hal inilah yang menjadi kendala dan faktor yang menyebabkan sebagian pekerjaan kami jadi terlambat”, keluhnya.

“Padahal komunikasi lewat seluler dan mengakses internet penting untuk mengetahui perkembangan dan kemajuan dunia. Selain itu hal tersebut dapat menunjang ekonomi masyarakat disini”.

Lanjutnya menambahkan, “Kami berharap pemerintah daerah dan instansi terkait agar dapat membantu mengatasi krisis jaringan seluler di desa ini agar komunikasi di desa ini dapat berjalan dengan lancar dan baik demi kemajuan desa ini”, pungkasnya.(ihn)

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *