Tidak Tersedianya Alat-alat Medis, Pasien RSEM Harus Dirujuk Ke Tanjungpinang

Screenshot_2018-06-27-23-20-23-197_com.miui.galleryIL-Keterbatatasan peralatan kesehatan di Rumah Sakit Encek Maryam (RSEM) Daik Lingga lagi-lagi mengecewakan keluarga pasien. Karena tidak tersedianya alat-alat medis, rumah sakit tetap merujuk pasien ke Tanjungpinang dan Batam.

Baru-baru ini, salah satu pasien kecelakaan mengalami luka serius dibagian kepala, namun penanganan tidak dapat maksimal akibat tidak adanya peralatan Ct Scane untuk mendapatkan gambaran dari berbagai sudut kecil tulang tengkorak dan otak.

Seperti diutarakan salah satu keluarga korban yang harus merujuk ke Tanjungpinang, karena mengalami kecelakaan tunggal yang mengalami benturan di bagian kepala, hingga mengalami sakit di bagian kepala “Ini sudah memasuki hari ketiga, namun anak saya mengalami sakit di kepala setelah mengalami benturan di bagian kepala ketika terjatuh mengendarai motor,” ungkap, pria yang tak ingin namanya di tulis di Media ini, Kamis (21/06/18) malam.

Dari keterangan dokter Rumah Sakit Encek Maryam yang menangani pasien, menganjurkan agar pasien di rujuk ke Tanjungpinang, karena pasien harus mendapat perawatan dengan peralatan lengkap.

“Sejak korban terjatuh dan di dibawah kerumah sakit Encek Mariam, pasien sering mengeluh sakit di bagian kepala. disebabkan benturan, jadi paramedis menganjurkan pasien harus dirujuk,” terangnya.

Karena kondisi pasien kepalanya sering sakit. pihak keluarga sepakat akan membawa pasien ke Tanjungpinang sesuai dengan rujukan rumah sakit.

“Jumat (22/06/18) pagi, kami akan berangkat ke Tanjungpinang sesuai dengan rujukan pihak rumah sakit. Semua administrasi keberangkatan sudah siap semua dan berangkat ke Pinang menggunakan kapal reguler,” ungkapnya.

Kepala Rumah Sakit Encek Maryam Daik Lingga dr. Suryadi ketika di konfirmasi menjelaskan, kalau rumah sakit yang dia pimpin memang belum layak memiliki peralatan seperti Ct Scane, karena rumah sakit harus bertipe B.

“Rumah sakit kita belum layak memiliki Ct Scane, itu harus bertipe B, paling tidak Rumah Sakit Provinsi. Jadi pasien yang mengalami kecelakaan itu memang di rujuk ke Tanjungpinang, pasien harus di Ct Scane, untuk mendapatkan hasil,” ujarnya.

Disinggung ada tidaknya penambahan alat kesehatan di Rumah Sakit Encek Maryam pada Tahun 2018, dr. Suryadi mengaku untuk tahun ini ada penambahan peralatan kesehatan.

“Tahun ini ada penambahan alat kesehatan, saya belum tahu, apa saja peralatan yang ditambah untuk kebutuhan pasien, nanti saya koordinasikan dengan bagian pemegang barang,” imbuhnya.

Pantauan di lapangan, terkait pasien yang dirujuk, memang mengalami luka di bagian belakang kepala tangan dan kaki. Pasien sering sekali berteriak sakit di bagian kepala, membuat pihak keluarga merasa bingung. (mrs/ihn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *