Soal Bacaleg Mantan Koruptor

KPU Lingga Tunda Putusan Sidang Bawaslu

Keterangan foto : Juliyati Ketua KPUD Kabupaten Lingga

IL-Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Kabupaten Lingga menunda pelaksanaan putusan Bawaslu terhadap putusan sidang yang di menangkan oleh DPD PAN Kabupaten Lingga Minggu kemarin. Hal ini berkaitan dengan eks mantan narapidana korupsi yang mencalonkan diri pada pemilu legislatif tahun 2019 nanti.

Dasar penundaan putusan sidang Bawaslu menurut ketua KPU Lingga Juliyati karena menurut KPU Kabupaten Lingga, mereka tetap mempedomani PKPU no 20 tahun 2018. Menginggat sampai dengan saat ini masih berlaku, serta belum adanya putusan hukum tetap yang menyatakan PKPU no 20 tahun 2018 bertentangan dgn UU no 7 tahun 2017.

“Ini juga sesuai dengan surat dari KPU RI no. 991/PL/l4_SD/06/KPU/VIII/2018. Intinya disini kami melakukan penundaan terhadap terhadap pelaksanaan putusan bawaslu No.001/PS/PWSL.LNG.01.05/VIII/2018 sampai dengan dikeluarkannya putusan uji materi terhadap PKPU no 20tahun 2018,” tegasnya.

KPU Lingga disini hanya pelaksana dari regulasi yang di buat oleh KPU RI. Seraya menegaskan, penundaan itu juga dilakukan dengan belum memasukkan nama Bacaleg. DPD. PAN ini ke dalam daftar calon sementara (DCS) yang sudah diumumkan oleh KPU Lingga.

” Ya.. kami melakukan penundaan, termasuk di DCS., sampai dengan dikeluarkannya putusan uji materi terhadap PKPU no 20 thn 2018 oleh MA,” katanya lagi menjelaskan.

Selain itu, menurut Juliyati tanggapan resmi terhadap hasil sidang Bawaslu kemarin sudah juga mereka sampaikan kepada Bawaslu Lingga secara resmi pada awal pekan ini.

“Surat resmi sudah kami sampaikan hari Senin kemaren ke bawaslu kabupaten Lingga, terkait penundaan tersebut,” tambahnya.

Sementara itu dalam rilis Haluan  Kepri sebelumnya ,Bawaslu Kabupaten  Lingga sudahpun  menutaskan rangkaian persidangan sengketa proses Pemilu yang diajukan DPD PAN terkait salah satu calonnya yang dicoret KPU dari Daftar Calon Sementara (DCS)calon legislatif DPRD Kabupaten Lingga karena mantan koruptor pada Minggu sebelumnya.

Dalam sidang akhir pembacaan putusan dengan nomor register Senketa 001/PS/PWSL.LNG.10.05/VIII/2018 tersebut, Bawaslu memutuskan mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya dan memerintahkan KPU Lingga sebagai pihak termohon agar memasukkan kembali nama bakal calon PAN yang dicoret tersebut kedalam DCS, paling lambat tiga hari sejak diputuskan.(j)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *