27 orang Warga Binaan di Rutan Karimun Terima Asimilasi

Info (Karimun)-Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau kembali menerima program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI.

Kepala Rutan Tanjungbalai Karimun, Dody Naksabani menyebutkan sejak Januari 2021 hingga Februari 2021. Pihaknya telah memberikan program asimilasi kepada puluhan warga binaannya.


Baca juga :


“Tahun ini (2021), sebanyak 27 warga binaan di Rutan Karimun menerima program asimilasi,” ujar Dody, Selasa (2/2/2021).

Program Asimilasi merupakan proses pembinaan terhadap narapidana dan anak yang dilaksanakan dengan membaurkan narapidana dan anak dalam kehidupan masyarakat.

Program Asimilasi dilaksanakan di rumah. Proses pembimbingan dan pengawasan asimilasi dan integrasi dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas), di mana laporan pembimbingan dan pengawasan dilakukan secara daring.

Dody Naksabani mengatakan, pada tahun 2021 ini program asimilasi tersebut akan dilakukan perpanjangan hingga Juli mendatang.

Sesuai dengan Permenkumham nomor 32 tahun 2020, kata dia, asimilasi itu akan dilakukan pengetatan dalam persyaratannya.

“Dalam Permenkumham itu terdapat beberapa poin penyempurnaan sebagai pengganti Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19,” katanya.

Sambungnya, dalam Permenkumham itu ada syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh warga binaan, salah satunya penelitian di tengah masyarakat.

“Ada persyaratan baru, yaitu melalui metode wawancara terhadap yang bersangkutan, keluarga dan lingkungan tempat tinggal. Apabila tidak memenuhi kriteria, maka tidak bisa,” katanya.

Dody menuturkan bahwa warga binaan yang memperoleh program asimilasi juga dibatasi.

Hal itu dikarenakan ada beberapa warga binaan tidak bisa menerima asimilasi, antara lain dari kasus pemerkosaan, pembunuhan, pencabulan, narkotika di atas 5 tahun dan juga assement risiko.

“Semoga program asimilasi ini dapat dimanfaatkan warga binaan untuk memperbaiki diri dan tidak mengulangi lagi perbuatan mereka,” ucap Dody.

Diketahui, pada tahun 2020 lalu, jumlah warga Binaan Rutan Karimun yang menerima program asimilasi tersebut sebanyak 203 orang. (Red)

Recommended For You

About the Author: Redaksi Infolingga.net

Media Informasi dan Hiburan Seputar Kepri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *