Kak Seto Hadiri Seminar Peran Keluarga Dalam Perlindungan Anak yang Digelar Pemkab. Lingga


“Melindungi dan mendidik anak dengan cinta”
Info (Lingga)– Pemerintah Kabupaten Lingga menggelar kegiatan seminar mengenai peran keluarga dalam perlindungan anak. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Nasional Dabo Singkep, Kec. Singkep, Kab. Lingga, Kamis (07/11/2019).

Seminar peran keluarga dalam perlindungan anak tersebut terasa begitu luar biasa karena dihadiri oleh Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., atau biasa dikenal sebagai Kak Seto yang merupakan seorang psikolog anak. Ia juga menjabat ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Lingga yang diwakili oleh Sekretaris Kab. Lingga, Juramadi Esram. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh kepala OPD Kab. Lingga, Camat, Lurah, Kepala Desa, Ketua KPPAD Kab. Lingga, Ketua PKK Kab. Lingga, Ormas, OKP, tokoh agama serta tokoh masyarakat dan anak-anak dari tingkat PAUD, SD, SMP dan SMA sederajat di Dabo Singkep.

Juramadi Esram saat membuka acara mengatakan, “kita mengetahui bahwa saat ini kita telah memasuki zaman yang penuh dengan teknologi, dimana semua aktivitas sosial dipermudah dengan adanya handphone (HP), tentunya hal ini menjadi kekhawatiran bagi kita semua sebagai orang tua terhadap anak-anak kita. Karena semua hal bisa di akses melalui hp tersebut, ungkap Juramadi.

“Oleh karena itu, kita berharap dengan kehadiran Kak Seto pada hari ini bisa memberikan pencerahan serta solusi kepada orang tua disini mengenai cara menangkal anak-anak kita dalam menggunakan gadget dengan bijak. Karena masa depan Kab. Lingga ini, Indonesia ini berada di tangan anak-anak kita ini”, jelas Juramadi.

Pada kesempatan itu, Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., yang akrab disapa Kak Seto mengungkapkan, “bahwa belajar yang efektif adalah belajar dalam suasana gembira. Orangtua adalah pemeran utama dalam mengedepankan pola belajar yang menyenangkan. Orangtua perlu menghargai kreativitas dan kecerdasan anak. Selain itu, diperlukan adanya kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk semakin memperkuat tali hubungan emosional sesama anggota keluarga. Orang tua tidak perlu memaksakan kehendak dirinya terhadap keinginan anak.

“Orang tua adalah psikolog terbaik bagi anak-anaknya. Untuk itu, peran orangtua (harus) mempunyai cara kreatif dalam menghadapi anak. Semua orangtua perlu menyadari keinginan anaknya dengan tidak memosisikan anak sebagai individu yang tidak mengerti apa-apa, orangtua harus menjadi orangtua sekaligus teman terbaiknya,” ujar Kak Seto.

Kak Seto menambahkan, jurus jitu menghadapi anak adalah dengan komitmen yang kuat, kompak dengan mitra, peduli pada hak anak, terus belajar, dan yang terpenting adalah ada hal baru yang diajarkan kepada anak tidak monoton.

“Anak-anak Indonesia sangat membutuhkan dorongan dan motivasi terbaik dari orangtuanya. Kepekaan orangtua harus mendukung anak dalam mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan segi motoriknya. Ini penting sebagai upaya menjauhkan mereka dari hal-hal yang berbau negatif agar mendapatkan nilai positif,” tambahnya.

Melalui acara ini, Drh. Nancy Suzanna selaku ketua panitia acara tersebut berharap, “dengan adanya kegiatan seminar yang diisi langsung oleh ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia ini, kedepannya agar anak-anak di Kabupaten Lingga ini dapat hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi secara optimal”.

Serta, “dengan acara ini diharapkan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada orang tua atau calon orang tua serta tenaga pendidik tentang melindungi dan mendidik anak dengan cinta”, ungkap Nancy yang juga merupakan Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Dinas Sosial Kab. Lingga.(ihn)

Recommended For You

About the Author: Redaksi Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *