Korupsi Dana Desa, Mantan Kades dan Bendahara Desa Berindat Ditahan Kejari Lingga

Infolingga.net, Lingga – Mantan kepala desa (Kades) dan Bendahara Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa dan alokasi dana desa (ADD) 2018-2019.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lingga, Paian Tumanggor mengatakan bahwa kedua tersangka sudah dilakukan penahanan sejak tanggal 7-26 Desember 2021 di Lapas Kelas II Dabo Singkep.

“Jadi kita lakukan penahanan dari tanggal 07-26 Desember 2021. Selama penyelidikan lebih kurang 19-20 saksi yang diperiksa,” ujarnya, Rabu (08/12/2021).

Baca juga: Satgas Covid-19 Lingga, Himbau Masyarakat Jangan Lengah Tetap Patuhi Prokes

Paian menambahkan bahwa kedua tersangka menggunakan keuangan desa sejak tahun 2018-2019.

“Mereka melakukan mark-up pembelanjaan barang dan melakukan kegiatan yang fiktif dibiayai APBD desa,” tuturnya.

Dalam kasus ini, kerugian negara mencapai Rp692 juta.

“Dengan perincian pada tahun 2018 kerugian negara sebesar Rp361 juta dan pada tahun 2019 Rp330 juta,” jelasnya.

Kedua tersangka ini dikenakan pasal 2 dan 3 UU Tipikor dengan ancaman cukup berat, bisa hukuman mati.

“Pada dasarnya mereka mengakui, dan uang yang mereka gunakan secara pribadi tersebut untuk poya-poya serta untuk membayar hutang pribadi, jadi keuangan desa yang mereka salahgunakan,” ujarnya. (Red)

Recommended For You

About the Author: Redaksi Infolingga.net

Media Informasi dan Hiburan Seputar Kepri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *