Polsek Dabo Singkep Ungkap Kasus Pencurian di Pesantren Baitul Qur’an

Infolingga.net, Lingga – Polsek Dabo Singkep gelar Konferensi Pers ungkap kasus tindak pidana pencurian di Pesantren Baitul Qur’an Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Rabu (14/07/2021).

Kapolsek Dabo Singkep IPTU Akmadi melalui Kanit Reskrim Polsek Dabo Singkep AIPTU Safri MZ, S.Sos mengatakan telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka pencurian berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ 13/ VII/ 2021/ SPKT/ Polsek Dabo Singkep tanggal 12 Juni 2021 yang di laporkan oleh korban berinisial WD (24) tentang pencurian barang miliknya dengan TKP di pesantren Baitul Qur’an Dabo Singkep.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Dabo Singkep langsung melakukan pengembangan untuk melakukan penangkapan.

Dari hasil penyelidikan diduga yang telah melakukan pencurian tersebut yakni tersangka DN (18), ER (15), dan MZI (17), kemudian kepada ketiga tersangka dilakukan penangkapan pada hari senin tanggal 12 Juli 2021 selanjutnya dibawa ke Polsek Dabo Singkep untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Atas pengakuannya, para tersangka mengaku telah melakukan pencurian bersama-sama dengan cara memasuki asrama putra pesantren Baitul Qur’an melalui jendela kemudian mengambil barang berupa handphone dan uang.” ujar AIPTU Safri.

Baca juga: TMMD di Kabupaten Lingga Resmi Ditutup, Masyarakat Diminta Jaga Infrasturktur

Kanit Reskrim Polsek Dabo menambahkan berdasarkan dari pengakuan tersangka telah melakukan pencurian sebanyak 6 kali dengan TKP yang berbeda yakni di Pesantren Baitul Qur’an, Kios Minyak Jalan bandara Dabo Singkep, Kedai Sembako Jalan Bandara Dabo Singkep, Kios Baju depan Lanal Dabo Singkep, Kios Pulsa depan Cafe Tinjil, dan Hotel Gapura.

“Tersangka melakukan pencurian dengan sepada motor pada malam hari dengan cara masuk melalui jendela di setiap rumah dan termasuk kios BBM yang dilakukan penjebolan. Mereka juga mengambil uang, kurang lebih dana yang diambil sekitar Rp 4 juta lebih dari kios BBM,” ujar Safri.

Sebelumnya DN ini juga pernah tertangkap dengan kasus yang sama namun pada saat ini masih dibawah umur sehingga adanya difersi, kali ini kembali melakukannya lagi.

“Ini boleh dikatakan pemain lama juga yang ada disini, mereka merupakan komplotan yang ada di Kabupaten Lingga, khususnya di Dabo Singkep,” jelas AIPTU Safri.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 unit handphone merk Oppo A5 Warna Hitam, 1 Unit Handphone merk Vivo Y17 Warna Biru Tua, 1 Unit Handphone merk Oppo A.37 Warna Putih, 1 Unit Handphone merk Oppo A.57 Warna Hitam, 1 Unit Handphone merk Samsung Note 3 Warna Hitam, 1 Unit Handphone Merk Vivo Y.12s Warna Biru Langit, 1 Unit Handphone merk Samsung M.31 Warna Ocean Blue, 1 Unit Motor Merk Vega R warna Hitam dengan Nomor Polisi BP 3743 DC, 1 Unit Motor Merk CBR Warna Putih dengan Nomor Polisi BP 2932 LD.

“Kepada masyarakat yang menjadi korban silahkan melapor ke Polsek guna melakukan pengembangan lebih lanjut. Sejauh ini baru dua laporan yang masuk dan yang lainnya baru kita lakukan pengembangan,” ujar AIPTU Safri.

Terhadap tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian Pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (CA)

Recommended For You

About the Author: By Redaksi Infolingga

Media Informasi dan Hiburan Seputar Kepri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *