Tudong Manto Warisan Budaya Melayu Yang Tetap Lestari

Infolingga.net, Lingga – Tudung Manto merupakan warisan budaya Melayu Kepulauan Riau khususnya masyarakat Kabupaten Lingga. Secara histori tudung Manto adalah bagian dari Folklor non Lisan yaitu adat istiadat tradisional yang diwariskan atau disebarluaskan secara turun temurun dalam bentuk pakaian tradisional.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lingga, Aang Abu Bakar A.Pi.M.Si, Rabu (6/4/2021).

Diterangkannya apabila ditinjau dari asal kata ‘’Tudung Manto’’ bahasa ini berasal dari dua kata yaitu Tudung yang artinya Penutup sedangkan Manto merupakan sulaman atau Bordiran yang menggunakan kelingkan atau benang khusus.

Baca juga: Cabut Telegram Larangan Media, Kapolri: Kami Butuh Masukan Dari Masyarakat

Menurut mantan Kadis Perikanan Kabupaten Lingga ini lagi, Tudung Manto adalah kain yang biasa digunakan sebagai penutup kepala dan merupakan kelengkapan pakaian adat khusus perempuan Melayu umumnya dan perempuan Melayu Kabupaten Lingga khususnya.

’’Tutup Kepala (Tudung Manto) diperkirakan keberadaannya sudah sejak sekitar tahun 1775 silam (abab ke-18) pada zaman kerajaan Melayu Riau Lingga yang berkuasa di Semenajung Melayu.’’ imbuh Aang.

Menurut Kadis Perindustrian Kabupaten Lingga ini, pada Zaman dahulu Tudung Manto ini mempunyai kedudukan yang istimewa, karena hanya dipakai oleh perempuan yang sudah menikah dari kalangan bangsawan, yang disesuaikan dengan warna dan garis keturunan dalam acara pernikahan atau pun acara-acara adat istiadat budaya lainnya.

Baca juga: Didampingi Kapolri, Panglima TNI Buka Latsitarda Nusantara Ke-41

Saat ini, Tudung Manto tetap di produksi oleh pelaku usaha Kecil di Kabupaten Lingga dan dipakai hingga saat ini, bahkan menjadi salah satu Cinderamata khas dari Kabupaten Lingga untuk ibu-ibu yang berkunjung ke Negeri Bunda Tanah Melayu.

Bukan itu saja, Tudung Manto juga sudah didaftarkan secara resmi melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Perlindungan Ciptaan Bidang Ilmu Pengetahuan, Seni dan Sastra dengan keterangan sebagai berikut :

1. Nomor dan Tanggal Permohonan : 000201000271, 22 Januari 2010
2. Pencipta Nama : Syarifah Faridah
Alamat : Kampung Bugis RT.01 RW 04 Desa/Kel Daik, Kecamanatan Lingga Kabupaten Lingga
3. Pemegang Hak Cipta
Nama :  Syarifah Faridah
Alamat : Kampung Bugis RT.01 RW 4 Desa/Kel Daik, Kecamanatan Lingga Kabupaten Lingga
4. Jenis Ciptaan : Seni Motif
5. Judul Ciptaan : Tudong Manto
6. Tanggal dan Tempat di umumkan untuk pertama kali di wilayah Indonesia atau di luar wilayah Indonesia : 05 Januari 2010, di Lingga
7. Nomor Pendaftaran : 047239

Dengan telah di daftarkannya Tudong Manto di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, berarti telah menjadi Hak Cipta khusus bagi Ibu Syarifah Faridah yang berkedudukan di Kabupaten Lingga.(Jef)

Recommended For You

About the Author: By Redaksi Infolingga

Media Informasi dan Hiburan Seputar Kepri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *