Warga Desa Mamut Resah dengan Adanya Calo Tanah Pertambangan

Desa Mamut, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga

Infolingga.net, Lingga – Sepak terjang seorang oknum calo tanah berinisial MS meresahkan Warga Desa Mamut. Modusnya, calo tanah ini terang terangan merayu warga untuk menjual tanah dan memainkan harga tanah di area Kawasan Desa Mamut, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga.

Salah satu RT Desa Mamut yang enggan namanya disebut juga mengaku tidak tenang dengan kejadian ini, oknum ini merayu warganya untuk menjual lahan di wilayah mereka, dari pintu ke pintu dia mengiming-imingkan warga dengan bermacam cara, Sehingga banyak warga yang resah akibat ulah para broker tanah tersebut.

“Kami berharap kepada Pemkab. Lingga dan juga penegak hukum bisa memberikan solusi, guna mengatasi broker yang sering datang ke desa kami ini dan merayu agar kami mau menjual tanah kepada kknum calo ini,” ungkapnya, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Sempat Dinyatakan Hilang, Dua Nelayan Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Lingga

Ia menyampaikan bahwa dirinya juga kesal dengan tingkah laku oknum calo tersebut.

“Setiap datang ke desa kami tidak pernah melaporkan kepada saya selaku RT, dari satu bulan belakangan ini sering mengintervensi Kades kami dengan tujuan agar kades kami mau menjual lahan aset desa tersebut kepadanya,” jelasnya lagi.

Bukan itu saja, bahkan oknum calo tersebut juga sempat mengadakan rapat bersama Ketua BPD Desa Mamut beserta beberapa warga di rumah Ketua BPD.

“Mereka telah mengeluarkan surat untuk mendukung calo tersebut dan di tandatangani oleh Ketua BPD menggunakan stempel dan tanda tangan basah, tanpa mengetahui anggota BPD yang lainnya, dan anehnya lagi Ketua BPD tersebut memaksa salah satu anggotanya untuk minta tangan tangan,” ungkapnya.

Baca juga: BPJN Kepri Prioritaskan Usulan Pembangunan Trotoar di Dabosingkep

Di tempat yang sama, salah satu anggota BPD Mamut membenarkan kejadian tersebut.

“Benar pak, ketua BPD memaksa saya untuk tanda tangan dan menyampaikan bahwa dia yang bertanggung jawab atas tanda tangan yang telah saya buat,” terang salah satu anggota BPD Desa Mamut dihadapan para pemerintah Desa Mamut lainnya.

Diketahui, rapat yang diadakan oknum calo tersebut tanpa mengetahui pihak RT, RW dan kepala dusun setempat, bahkan pihak desa juga tidak mengetahuinya. (Red)

Recommended For You

About the Author: Redaksi Infolingga.net

Media Informasi dan Hiburan Seputar Kepri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *