Wonderful Sail to Indonesia 2018 Berlabuh di Penuba dan Benan

Keterangan foto : Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Lingga, Raja Fahrurrazi bersama yachter peserta Sail to Indonesia (istimewa)

IL-Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berkerja sama dengan John Martin, Yacht Rally Organizer dari Selandia Baru menyelenggarakan Internasional Yacht Rally. Kegiatan bertajuk Wonderful Sail to Indonesia 2018 yang berlangsung sejak Juli hingga November ini akan dilaksanakan di dua titik labuh, yakni Penuba dan Benan Kabupaten Lingga.

Pada event bertarap internasional itu, dua pulau yakni, Pulau Penuba yang berada di Kecamatan Selayar serta Benan di Kecamatan Katang Bidare akan menjadi dua titik labuh kapal layar itu sebelum mengakhiri petualangannya menjelajah perairan Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Lingga, Raja Fahrurrazi mengatakan, kapal Yacht tersebut pertama kali berlabuh di perairan Penuba, Minggu (28/10) kemarin. Di lokasi itu pula, para Yachter disambut dengan berbagai kesenian daerah setempat.

“Kegiatan wisata bahari ini untuk memberikan kontribusi terhadap pencapaian target kunjungan wisman ke Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Lingga,” kata Fahrurrazi, Jumat (02/11/2018).

Lanjut dia, adapun tujuan lain dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut yakni, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang bergerak di bidang pariwisata.

“Di Penuba kemarin, para Yachter disuguhi beberapa tarian seperti Tari Inai, Tari Merawai, dan Joget Dangkong. Sekaligus juga disejalankan dengan resepsi nikah massal warga Suku Laut setempat. Sekarang mereka (Yachter-red) berada di Benan,” ujarnya.

Ia berharap, dengan semakin seringnya wisatawan Nasional dan mancanegara berkunjung ke Lingga, dapat mempromosikan pariwisata daerah itu sehingga lebih dikenal serta semakin ramai wisatawan lainnya hadir.

Ada pun titik labuh yang dilalui peserta Wonderful Sail to Indonesia itu yakni Tual, Banda, Buru Selatan, Pasar Wajo, Wakatobi, Buto Selatan, Bau Bau, Labuan Bajo, Badas, Madena, Buleleng, Bawean, Kumai, Belitung, Bangka Selatan, Bangka Pusat, Penuba, Benan dan Tanjungpinang.

Sekitar 70 yacht dari lima negara akan singgah di 21 destinasi titik labuh di seluruh Indonesia. Dimulai dari Selandia Baru dan masuk ke Indonesia pada 25 Juli melalui entry port Debut di Kabupaten Maluku Tenggara dan mengakhiri pelayaran wisatanya melalui exit port Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau pada 26 November mendatang.(j)

Recommended For You

About the Author: Redaksi Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *